BLANTERORBITv102

    Satu Jam Ngobrol Bareng Bersama Teh Ledhia Rukmana, " Merangkai Aksara Dalam Syukur."

    Senin, 18 Oktober 2021


    Merangkai Aksara Dalam Syukur ketika membaca e-flyer ini saya langsung tertarik mengikuti agendanya. Saya langsung hubungi suami. "Pa nanti malam bunda ada agenda ngezoom jam 19.30, minta tolong pulang cepat ya biar anak-anak nggak ganggu, dan Bunda bisa fokus dengerin materinya." Isi wa saya kepada suami. 


    Pukul 19.15 menit aku sudah mulai masuk ke ruang zoom, terlihat pembicara yang sudah bersiap-siap terlihat di layar zoom ia memakai jilbab berwarna orange. "Sebentar ya bu ibu-ibu izin saya sholat Ashar dulu karena di waktu Qatar baru memasuki pukul 15.30." Tuturnya lalu mematikan tombol off pada kamera dan mic. 

    Satu demi satu peserta zoom memasuki ruangan. "Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh bu, ibu gimana kabarnya hari ini, sudah siap mengikuti zoom hari ini ?" Tanya host yang di pandu oleh mbak Gita Asmarani. Ia menyapa satu-persatu peserta yang hadir. "Baik, teh. Insya Allah siap." Jawab saya. Dan ibu-ibu lain pun menjawab. 

    Wanita yang berkerudung pink dengan riasan minimalis yang biasa di sapa Teh Rin telah hadir. Setelah host membuka acara, Teh Rin mulai membuka obrolan santai dengan berbagi video yang menyentuh hati saya. "Apa yang dirasakan oleh ibu-ibu disini setelah menonton video ? Mungkin menurut ibu-ibu videonya receh ya. Saya menyukai hal-hal yang receh karena hal receh memiliki arti dan sebagai tanda syukur saya kepada ada Allah." Tuturnya lalu ia menjelaskan demi slide-slide isi dari materi yang ia buat. 


    Merangkai Syukur Dalam Aksara. 

    Dalam aktivitas kehidupan, setiap insan pernah merasakan, jatuh cinta, senang, sedih, kangen, mendoakan seseorang yang kita sayangi, anak, suami, keluarga, dan perasaan lainnya. Sering kita mengatakannya, namun dengan menuliskan perasaan tersebut akan menjadi sesuatu yaitu sebuah karya. Beberapa buku yang pernah Teh Rintan tulis merupakan isi hati perasaan-perasaan yang ia rasakan saat itu. Sehingga bermanfaat untuk sekitarnya. 

    Banyak manfaat menulis yang ia rasakan sebagai healing salah satunya. 


    Ia pun, berbagi pengalaman mengenai membuat diary syukur yang ia ikuti selama sebulan kemarin. Tanpa disadari banyak sekali nikmat yang Allah beri. Saya sendiri mendengar pengalaman beliau Masya Allah banyak hal yang membuat saya tercabik-cabik. Begitu sering saya kufur nikmat. 

    Terimakasih kasih Teh Rin atas ilmunya kemarin. Semoga Allah senantiasa memberi rahmat dan keberkahan bagi kita semua. 

    Terimakasih Komunitas Ibu Bahagia yang selalu berbagi ilmu untuk kami para ibu di rumah. Sehingga kami selalu isi dengan ilmu-ilmu yang bermanfaat. 

    Jika ibu-ibu lain ingin mengikuti kegiatan bersama Komunitas Ibu Bahagia bisa mengikuti instagram Komunitas Ibu Bahagia dan Fanpage Komunitas Ibu Bahagia Indonesia. 





    Author

    Rizky Arya Lestari

    Saya seorang ibu rumah tangga yang memiliki hobi menulis, tentang parenting, manajemen, keuangan keluarga, dan pengembangan diri.