BLANTERORBITv102

    REVIEW BOOK "Full Time Mom VS Working Mom"

    Kamis, 03 Agustus 2017


    Judul : Full Time VS Working mom
    Penulis : Indari Mastuti  dan Dian Akbas
    Penerbit : Penebar Plus
    Tahun Terbit : 2015
    Tebal Halaman : 138 halaman


    Di balik kesuksesan suami ada peran istri di dalamnya. Seperti apa wanita yang baik itu? Full time mom atau working mom. Perubahan status seorang wanita setelah menikah akan berubah menjadi seorang istri dan ibu. Jika wanita pekerja apakah ia akan tetap menjadi working mom atau full time. Keduanya merupakan terbaik yang penting adalah keridoan dari Suami. Jika diizinkan  bekerja harus bisa mengatur waktu, dalam bekerja, keluarga, dan urusan anak. Sedangkan jika milih full time mom gunakan waktu agar tetap produktif meskipun berada di rumah.

    "Menjadi Ibu rumah tangga ataupun wanita karier sama mulianya"

    Buku ini membahas kegelisahan yang terjadi di masyarakat antara working mom vs full time. Pertama kita harus bijak dengan kondisi yang di pilih. Ketika memilih menjadi seorang working mom yang harus dillakukan diawal adalah meminta izin pada suami. Apakah suami ingin kita total dirumah setelah memiliki anak? Jika pilihan kita ingin tetap bekerja, bicarakan baik-baik dengan suami . Berikan alasan yang jelas yang tidak merugikan keluarga jika berkarier di luar rumah. Insya Allah suami kita akan mengerti jika keinginan tersebut dibicarakan baik-baik.

    Menikah bukan hanya perubahan status. Sudah sewajarnya kita merawat ikatan yang suci ini dengan hubungan yang harmonis antara suami dan istri. Suami bukanlah diktator yang bisanya menyuruh-nyuruh dan semua keputusan ada di tangannya. Istri juga bukanlah objek pelaku yang hanya menerima titah suami. Pernikahan  Namun kita tetap memiliki batasan  ketika sebelum menikah sering lembur di kantor, setelah menikah kita memiliki batasan karena memiliki kewajiban yaitu mengurusi suami dan anak.


    "Behind every successfull man is a great women"

    Pernikahan ibarat sebuah kapal, suami adalah nahkoda dan istri navigatornya, saling bekerja sama agar kapal-kapal dapat sampai di tujuan dengan selama. Begitu pun dalam kehidupan sehari-hari. Suami istri harus saling mengingatkan, mendukung, dan membantu untuk mencapai surga-Nya. (Hal:7).

    Menjadi ibu rumah tangga atau tetap bekerja sama saja, sama-sama untuk kepentingan keluarga. Hanya saja yang satu bekerja di dalam rumah dan yang satunya lagi bekerja di luar rumah. Keduanya pasti ada konsekuensi, ada untung dan rugi. Menjadi ibu rumah tangga memiliki keasikan tersendiri. yaitu bisa menjadi orang pertama yang melihat tumbuh kembang sang anak. Kita bisa menjadi saksi sang anak merangkak, berbicara berjalan dan Perkembangan lainnya. Memutuskan bekerja bukan berarti untuk menyaingi suami.

    Tidak ada yang lebih mudah di antara dua peran ibu tersebut. Keduanya sama-sama berat. Waktu 24 jam serasa tak cukup untuk melakukan semua tugas yang tak pernah ada ada habisnya. Selesai tugas yang satu, tugas yang lain sudah menunggu. Walau bagaimanapun, suatu hari hanya 24 jam. Bisa tidak bisa waktu tersebut terasa cukup. (Hal : 12).

    Buku ini di rekomendasikan untuk para wanita yang akan masuk gerbang baru dalam pernikahan. Apakah ia akan memilih tetap bekerja di luar atau di dalam rumah. Sehingga kita bisa lebih siap dalam menjalankan perannya.


    Tentang Penulis
    Indari Mastuti
    Ibu dari dua orang anak, Nanit dan Ammar, mulai keranjingan nulis ketika karya pertamanya muncul di media remaja nasional pada 1996 dan fokus menulis buku pada 2004. Pada 20017, Indari mendirikan Inscript Cerative yang sekarang telah bermetamorfosis menjadi Indscript.Corp. yang memiliki dua lini besar yakni copywrting dan training center. Beberapa  pengharga ia raih salah satunya perempuan inspiratif NOVA 2010, dan banyak lagi. Indari bisa di hubungi di 081321811219, email :indari.m@gmail.com

    Dian Akbas
    Saat ini berdomisili di Turki. Istri seorang lelaki turki yang bernama Yasar Akbas dan ibu dari gadis cilik bernama Emine.
    Berdomisili di Turki membuat ia harus bisa bahasa Turki, saat ini ia sudah bisa menguasainya. Ia pun membuka kursus online via Skype. Beberapa tulisannya sudah banyak mewarnai surat kabar Tribun Jabar rentan waktu 2008-2011. Dian pernah menjadi kontributor untuk dua buku antologi, Longdistance Love (GPU, 2009) dan Storycake for momperneur (GPU,2013). Buku yang pernah ditulisnya, antara lain Muslimah momperneur (Pustaka Arafah 2013), Womenpreneur Checklist (Stilleto Book,2014).  Dian dapat di hubungi di Facebook Dian Akbas , twitter : tomoko_dian. email:tomoko79@gmail.com




    Author

    Rizky Arya Lestari

    Saya seorang ibu rumah tangga yang memiliki hobi menulis, tentang parenting, manajemen, keuangan keluarga, dan pengembangan diri.